Translator

Selasa, 01 Januari 2013

MENCINTAI PARIWISATA INDONESIA

Ke manakah Anda biasa pergi berlibur? Mungkin banyak dari kita yang menjawab : “Biasanya keluarga kami berlibur ke Singapura atau Malaysia, hampir setiap tahun kami ke sana”. Bahkan ada juga yang setiap tahun menyempatkan dirinya ke Amerika, Australia, Jepang, Tiongkok, dan negera-negara lainnya di benua Eropa. Kalau dipikir-pikir, kenapa harus jauh-jauh hanya untuk merayakan libur tahunan? Tapi entahlah, sejujurnya saya juga tidak tahu pasti apa yang mereka lakukan di negera-negara tersebut. Mungkin ada yang berlibur saja, tapi ada juga yang menyelesaikan masalah pekerjaan. Bagi yang menjalankan pekerjaannya, pastinya hal ini tidak bisa dihindari. Akan tetapi, bagi mereka yang pergi ke luar negeri hanya untuk berlibur, seharusnya kegiatan tersebut dapat dikurangi. Mengapa dikurangi? Mungkin bukan dikurangi, lebih tepatnya dibatasi. Selama kita membatasi kegiatan tersebut, kita dapat mengisi liburan kita dengan bepergian ke tempat–tempat lain yang ada di Indonesia.
Bagaimana? Bukankah lebih baik? Lebih murah dan terjangkau, bukan? Berlibur ke berbagai tempat di Indonesia juga mendatangkan banyak keuntungan bagi pariwisata di Indonesia. Daripada menyumbangkan devisa untuk negara lain yang kita kunjungi, lebih baik kita berikan kepada negara kita sendiri. Dengan demikian, biaya tersebut dapat dipergunakan untuk memajukan negara kita. Seiring dengan berjalannya waktu, kesempatan bagi negara kita untuk menjadi negara yang lebih maju juga akan semakin besar. Alangkah indahnya jika itu benar-benar terjadi. Bagaimana kita dapat mewujudkannya? Mungkin dapat mulai kita wujudkan dengan melakukan hal-hal yang paling sederhana. Hal-hal tersebut di antara lain adalah :
1.      CINTAILAH TEMPAT-TEMPAT TERSEBUT
Sebelum kita memulai untuk melakukan hal-hal yang lebih penting, terlebih dahulu kita harus benar-benar mencintai setiap tempat baik yang pernah atau yang akan kita kunjungi. Dengan mencintai tempat-tempat tersebut, kita dapat mendedikasikan diri kita sendiri dengan penuh kesadaran dan semua yang kita lakukan kelak adalah yang ingin kita wujudkan dari dalam hati kita.
2.     AJAKLAH ORANG LAIN KE TEMPAT TERSEBUT
Melihat keindahan alam yang ada di suatu tempat dengan mata kepala kita sendiri saja sudah cukup menyenangkan, apalagi jika kita dapat melihat lebih banyak pasang mata yang menikmatinya. Oleh karena itu, ajaklah lebih banyak orang jika suatu hari kita hendak mengunjungi suatu tempat liburan di Indonesia terutama tempat-tempat yang menyuguhkan pemandangan alam yang sangat menakjubkan.
3.     JAGALAH KEBERSIHAN TEMPAT WISATA
Saya pikir, mungkin inilah penyebab kurang bersaingnya pariwisata dalam negeri dengan tempat-tempat wisata lainnya yang ada di luar negeri; masalah kebersihan. Entah pendapat saya ini benar atau salah, akan tetapi jika memang benar, saya hanya bisa berharap agar kelak masalah ini bisa segera ditangani dengan penuh tanggung jawab. Berdasarkan pengalaman saya, saya dapat melihat dengan jelas betapa pentingnya unsur kebersihan dalam hal pariwisata. Kira-kira dua bulan yang lalu, saya berkesempatan mengunjungi sejumlah tempat wisata di Tiongkok. Dari kunjungan saya tersebut, dapat saya simpulkan bahwa tempat-tempat wisata di sana juga sebetulnya indah, setiap orang yang pernah tinggal di sana juga pasti akan mengatakan hal yang serupa. Dari sejumlah tempat wisata yang telah saya kunjungi, yang paling saya ingat adalah kunjungan saya ke Danau Xihu di Hangzhou. Pagi itu saya bersama rombongan lainnya diajak berkeliling danau tersebut. Di sekeliling danau tersebut, saya dapat melihat suatu pemandangan yang kontras. Di sisi kiri kita dapat melihat banyak gedung pencakar langit yang menjulang tinggi seakan tidak ada yang mau kalah tinggi dari gedung-gedung lain di sekitarnya. Di sisi lain, yaitu di sebelah kanan masih terlihat dengan jelas beberapa pagoda kuno yang sebagian terhalang dahan-dahan pohon yang rindang. Herannya, setelah cukup lama mengamati pemandangan tersebut, saya malah teringat akan pemandangan di danau-danau yang pernah saya kunjungi di Indonesia, salah satunya adalah Situ Bagendit di Garut, Jawa Barat. Seingat saya, di sana pemandangannya memang jauh berbeda. Di sekeliling danau itu, kita dapat melihat pegunungan yang berjejer mengelilingi danau. Pemandangannya sangat menakjubkan, sekilas seperti pemandangan yang biasa kita lihat di lukisan karya seorang pelukis terkenal (saya tidak melebih-lebihkan). Jika boleh memilih, tentu saja saya lebih menyukai pemandangan yang ada di Situ Bagendit. Akan tetapi, ada satu hal yang perlu kita ketahui, Di balik semua pemandangan indah di Situ Bagendit, banyaknya sampah yang menggenangi danau yang indah itu tidak dapat ditoleransi, sedangkan kebersihan Danau Xihu tidak perlu diragukan lagi. Inilah yang saya maksud, kalau saja kebersihan di Situ Bagendit dapat terjaga, pastilah danau tersebut memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Sayangnya, ketika saya berkunjung ke sana, sepertinya situ tersebut kurang diminati. Bagaimana tidak? Melihat tumpukan sampah yang mmenggenangi danau tersebut saja kita sudah tidak tahan. Satu-satunya yang saya kagumi saat mengunjungi Danau Xihu adalah dengan segala kesederhanaannya, danau tersebut terlihat indah karena kedisiplinan para pengunjungnya yang sangat mencintai kebersihan. Jadi, tunggu apa lagi? Mari kita mulai bangunkan kepedulian kita terhadap lingkungan! Jangan pernah kita tinggalkan sampah berserakan di manapun kita berada, sabab hanya dengan satu tumpuk sampah saja dapat mengurangi nilai jual pariwisata kita. Semoga suatu hari nanti semua masyarakat Indonesia memiliki kesadaran dalam dirinya juga kedisiplinan dalam menjalankan kewajibannya sebagai pengunjung yang bermartabat baik dengan caranya untuk mencintai pariwisata di Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar